Pages

Thursday, November 24, 2011

ESENSI IBADAH HAJI

Esensi ibadah HAJI yang sebenarnya bukan mengunjungi KABAH, tetapi untuk memperoleh MUSYAHADAH (penyaksian), meskipun MUJAHADAH (upaya jiwa yang bersungguh-sungguh) tidak menjadi sebab langsung MUSYAHADAH. Mengunjungi Mekah melihat Kabah adalah sebab tidak langsung. Setiap sebab bergantung pada penciptanya.

HAJI adalah suatu mujahadah demi mencapai musyahadah. Ketika engkau singgah di Arafah, apakah engaku telah singgah barang sebentar dalam musyahadah kepada Tuhan-mu ? Kalau tidak maka engkau belum wukuf.....

Yang bernilai sebenarnya bukanlah Kabah, melainkan MUSYAHADAH dan FANA (penafian diri). Tujuan MISTIKUS bukanlah tempat suci itu sendiri, karena seorang pecinta Tuhan diharamkan memandang tempat suci-Nya. Tempat suci suatu saat bisa dicapai dan pada saat lain bisa ditinggalkan, tetapi musyahadah bisa dinikmati selalu.

Setiap kali ada MUJAHADAH disitu sebenarnya tidak ada tempat suci. Tempat suci ada pada saat MUSYAHADAH. Bila seseorang memiliki "INDERA", seluruh alam semesta adalah tempat suci....

Wallahu'alam bishawab

-------------